Rabu, 11 Januari 2017

Teori Kepuasan Kerja



A. Pengertian Kepuasan Kerja
Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual karena setiap individu akan memiliki tingkat  kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam diri setiap individu. Semakin banyak aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan keinginan individu, maka semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan.
Menurut Kreitner dan Kinicki (2001), kepuasan kerja adalah suatu efektifitas atau respons emosional terhadap berbagai aspek pekerjaan.
Menurut Robbins (2003), kepuasan kerja adalah sikap umum terhadap pekerjaan seseorang yang menunjukkan perbedaan antara jumlah penghargaan yang diterima pekerja dan jumlah yang mereka yakini seharusnya mereka terima.

B. Teori Kepuasan Kerja
Teori kepuasan kerja mencoba mengungkapkan apa yang membuat sebagian orang lebih puas terhadap suatu pekerjaan daripada beberapa lainnya.
·         Two Factor Theory
Teori ini menganjurkan bahwa kepuasan dan ketidakpuasan merupakan bagian dari kelompok variabel yang berbeda yaitu motivators dan hygiene factors
·         Value Theory
Menurut teori ini kepuasan kerja terjadi pada tingkatan dimana hasil pekerjaan diterima individu seperti diharapkan. Semakin banyak orang menerima hasil, akan semakin puas dan sebaliknya.

C. Contoh Teori Kepuasan

Azhim adalah lulusan S1 Psikologi. Dia bekerja di PT. Ipeka sebagai staff HRD sudah 5 tahun. Dia mendapatkan gaji beserta tunjangan-tunjangan lainnya sebesar 8 juta per bulan. Dia merasa nyaman bekerja di Ipeka karena pekerjaannya sebanding dengan hasil yang dia peroleh sehingga dia merasa nyaman dan puas akan pekerjaannya di PT. Ipeka.

Referensi :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar