A.
Pengertian Kepuasan Kerja
Pada dasarnya kepuasan kerja
merupakan hal yang bersifat individual karena setiap individu akan memiliki
tingkat kepuasan yang berbeda-beda
sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam diri setiap individu. Semakin
banyak aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan keinginan individu, maka
semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan.
Menurut Kreitner dan Kinicki (2001),
kepuasan kerja adalah suatu efektifitas atau respons emosional terhadap
berbagai aspek pekerjaan.
Menurut Robbins (2003), kepuasan
kerja adalah sikap umum terhadap pekerjaan seseorang yang menunjukkan perbedaan
antara jumlah penghargaan yang diterima pekerja dan jumlah yang mereka yakini
seharusnya mereka terima.
B.
Teori Kepuasan Kerja
Teori kepuasan kerja mencoba
mengungkapkan apa yang membuat sebagian orang lebih puas terhadap suatu pekerjaan
daripada beberapa lainnya.
·
Two
Factor Theory
Teori ini menganjurkan bahwa
kepuasan dan ketidakpuasan merupakan bagian dari kelompok variabel yang berbeda
yaitu motivators dan hygiene factors
·
Value
Theory
Menurut teori ini kepuasan kerja
terjadi pada tingkatan dimana hasil pekerjaan diterima individu seperti
diharapkan. Semakin banyak orang menerima hasil, akan semakin puas dan
sebaliknya.
C. Contoh Teori Kepuasan
Azhim
adalah lulusan S1 Psikologi. Dia bekerja di PT. Ipeka sebagai staff HRD sudah 5
tahun. Dia mendapatkan gaji beserta tunjangan-tunjangan lainnya sebesar 8 juta
per bulan. Dia merasa nyaman bekerja di Ipeka karena pekerjaannya sebanding
dengan hasil yang dia peroleh sehingga dia merasa nyaman dan puas akan
pekerjaannya di PT. Ipeka.
Referensi
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar