Nama
: Ilham Pratama krishnaaji
NPM
: 15514184
Dosen
: Nita Sri Handayani, S.Psi
PENGEMBANGAN
KREATIVITAS & KEBERBAKATAN
Untuk
memenuhi nilai tugas Mata Kuliah Pengembangan Kreativitas & Keberbakatan
KATA
PENGANTAR
Segala
puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya,
sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini dengan tepat waktu.
Makalah
ini dibuat dalam rangka memahami apa itu pengembangan kreativitas dan
keberbakatan dan segala yang berkaitan dengannya. Selain itu, tugas ini
dibuat untuk melaksanakan tugas sebagai seorang mahasiswa, serta untuk memenuhi
nilai tugas Mata Kuliah Pengembangan Kreativitas & Keberbakatan.
Akhir
kata semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis
pada khususnya, penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauh
dari sempurna untuk itu penulis menerima kritik dan saran yang bersifat
membangun demi perbaikan kearah kesempurnaan. Akhir kata penulis ucapkan
terimakasih.
Bekasi, 20 April 2015
Penulis
PENDAHULUAN
1. PENGERTIAN KREATIVITAS
Bakat adalah kemampuan yang
merupakan sesuatu yang melekat (inherent) dalam diri seseorang, merupakan
bawaan sejak lahir dan terkait dengan struktur otak. Kreativitas merupakan
: Kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), dan
originalitas dalam berfikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan,
memperkayam memperinci) suatu gagasan.
Beberapa
pengertian kreativitas menurut para ahli, diantaranya ;
- Utami Munandar (1995 : 25) kreativitas adalah suatu kemampuan umum untuk menciptakan suatu yang baru, sebagai kemampuan untuk memberikan gagasan-gagasan baru yang dapat diterapkan dalam pemecahan masalah, atau sebagai kemampuan untuk melihat hubungan-hubungan baru antara unsur-unsur yang sudah ada sebelumnya.
- Imam Musbikin (2006 : 6) kreativitas adalah kemampuan memulai ide, melihat hubungan yang baru, atau tak diduga sebelumnya, kemampuan memformulasikan konsep yang tak sekedar menghafal, menciptakan jawaban baru untuk soal-soal yang ada, dan mendapatkan pertanyaan baru yang perlu dijawab.
- Mangunhardjana (1986 : 11) kreativitas adalah kegiatan yang mendatangkan hasil yang sifatnya berguna (useful), lebih enak, lebih praktis, mempermudah, memperlancar, mendorong, mengembangkan, mendidik, memecahkan masalah, mengurangi hambatan, mengatasi kesulitan, mendatangkan hasil lebih baik atau banyak.
KONSEP
DASAR KREATIVITAS BERDASAR 4 P
Strategi
4P yaitu Pribadi, Pendorong, Proses, dan Produk, antara lain:
a.
Pribadi
- Memahami bahwa setiap anak memiliki pribadi berbeda, baik dari bakat, minat, maupun keinginan.
- Menghargai keunikan kreativitas yang dimiliki anak, dan bukan mengharapkan hal-hal yang sama antara satu anak dengan anak lainnya, karena setiap anak adalah pribadi yang “unik”, dan kreatifitas juga merupakan sesuatu yang unik.
- Jangan membanding-bandingkan anak karena tiap anak memiliki minat, bakat, kelebihan serta ketebatasannya masing-masing. Pahamilah kekurangan anak dan kembangkanlah bakat dan kelebihan yang dimilikinya.
b. Pendorong
- Berilah fasilitas dan sarana bagi mereka untuk berkreasi, misalnya melalui mainan-mainan yang bisa merangsang daya kreativitas anak misalnya balok-balok susun, lego, mainan alat dapur dan sebagainya. Hindari memberikan mainan yang tinggal pencet tombol atau mainan langsung jadi.
- Ciptakan lingkungan keluarga yang mendukung kreatifitas anak dengan memberikan susana aman dan nyaman.
- Disiplin tetap diperlukan agar ide-ide kreatif mereka bisa terwujud.
c. Proses
- Hargailah kreasinya tanpa perlu berlebihan, karena secara intuisif anak akan tahu mana pujian yang tulus dan yang mana yang hanya akan basa-basi.
- Hindari memberi komentar negatif saat anak berkreasi, apalagi disertai dengan perintah ini itu terhadap karya yang sedang dibuatnya, karena hal ini justru dapat menyurutkan semangatnya berkreasi.
- Peliharalah harga diri anak dengan mengungkapkan terlebih dahulu komentar anda secara positif.
d. Produk
- Hargailah hasil kreatifitas mereka meski hasilnya agak kurang memuaskan.
- Pajanglah karya anak anda di kamar mereka atau tempat-tempat lain yang memungkinkan. Dengan demikian, anak akan merasa bangga karena karyanya dihargai.
2.
DEFINISI KREATIVITAS MENURUT CLARK
Selain
memiliki definisi konsepsional, kreativitas juga memiliki definisi oprasional.
Sedangkan apa definisi operasional itu? Petunjuk atau cara kerja bagi peneliti
dalam mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam penelitian, dan operasional
juga dapat menetukan apakah bahan masalah yang dapat diteliti itu layak atau
tidak untuk diteliti.
Definisi
operasional kreatifitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu
yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, baik dalam bentuk ciri–ciri aptitude
maupun non aptitude, baik dalam karya baru maupun kombinasi
dengan hal–hal yang sudah ada, yang semuanya itu relative berbeda dengan apa
yang telah ada sebelumnya.
Sedangkan
menurut Munandar (dalam Basuki, 2010), “Kreativitas merupakan kemampuan yang
mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), dan originalitas dalam
berfikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkaya,
memperinci suatu gagasan).”
TEORI-TEORI
MENGENAI KREATIVITAS
Teori-teori
yang melandasi pembentukan pribadi kreatif :
1.
Teori Psikoanalisis
Psikoanalisa
memandang kreativitas sebagai hasil mengatasi suatu masalah, yang biasanya
dimulai sejak di masa anak-anak. Priadi kreatif dipandang sebagai seseorang
yang pernah mempunyai pengalaman traumatis, yang dihadapi dengan memungkinkan gagasan-gagasan
yang disadari dan yang tidak disadari bercampur menjadi pemecahan inovatif dari
trauma.
Adapun
tokoh-tokohnya adalah: Sigmund
Freud, Ernest Kris dan Carl Jung.
2.
Teori Humanistik
Humanistik
lebih menekankan kreativitas sebagai hasil dari kesehatan psikologis tingkat
tinggi. Dan kreativitas dapat berkembang selama hidup dan tidak terbatas pada
usia lima tahun pertama. Tokohnya adalah Carl Rogers dan Abraham Maslow
3. Teori Csikszentmihalyi
Ciri
pertama yang memudahkan tumbuhnya kreativitas adalah Predisposisi genetis
(genetic predispotition). Contoh seorang yang system sensorisnya peka terhadap
warna lebih mudah menjadi pelukis, peka terhadap nada lebih mudah menjadi
pemusik.
PENUTUP
1. KESIMPULAN
Kreativitas
merupakan usaha melibatkan diri pada proses kreatif yang didasari oleh
intelegensi, gaya kognitif, dan kepribadian/motivasi, juga merupakan kemampuan
untuk menghasilkan atau mencipta sesuatu yang baru.
Strategi 4P yaitu Pribadi,
Pendorong, Proses, dan Produk yang menurut para ahli dapat membantu
mengembangkan kreatifitas anak jika diterapkan secara benar. Pada dasarnya
setiap anak memiliki kreativitas, hanya saja tidak semua anak bisa
mengembangkan kreatifitasnya dengan benar. Untuk itu diperlukan peran orang tua
dalam mengembangkan kreatifitas tersebut. Teori pembentukan pribadi
kreatif didasari oleh 3 teori yaitu psikoanalisa, humanistic
dan Csikzentmihalyi.
2.
SARAN
Kajian-kajian
tentang pengembangan kreativitas & keberbakatan masih sangat perlu untuk
ditingkatkan, karena kreativitas & keberbakatan sangat penting bagi dosen
sebagai tenaga pendidik untuk dapat memahami cara berpikir peserta didiknya.
DAFTAR
PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar